Bahasa
C++ diciptakan oleh Bjarne Stroustrup di AT&T Bell laboratories awal tahun
1980-an berdasarkan C ANSI (American National Standard Institute). Pertama
kali, prototype C++ muncul sebagai C yang dipercanggih dengan fasilitas kelas.
Bahasa tersebut disebut C dengan kelas ( C wih class). Selama tahun 1983 1984,
C dengan kelas disempurnakan dengan menambahkan fasilitas pembebanlebihan
operator dan fungsi yang kemudian melahirkan apa yang disebut C++. Symbol ++
merupakan operator C untuk operasi penaikan, muncul untuk menunjukkan bahwa
bahasa baru ini merupakan versi yang lebih canggih dari C. Borland
International merilis compiler Borland C++ dan Turbo C++. Kedua compiler ini
sama-sama dapat digunakan untuk mengkompilasi kode C++. Bedanya, Borland C++
selain dapat digunakan dibawah lingkungan DOS, juga dapat digunakan untuk
pemrograman Windows. Selain Borland International, beberapa perusahaan lain juga
merilis compiler C++, seperti Topspeed C++ dan Zortech C++.
2.
Jenis
variable C++
a.
Variabel
numerik dibagi menjadi 3 bagian, yaitu :
1)
Bilangan
Bulat (Integer)
Bilangan ini mampu menampung
bilangan bulat yang berkisar antara -32.768 hingga +32.768
2)
Bilangan
Desimal Berpresisi Tunggal (Floating Point)
Dalam bentuk bilangan berpangkat
Floating Point dapat digunakan untuk
menampung data dari 10^(-38) hingga 10^38, sedangkan dalam bentuk desimal dapat menampung hingga enam desimal (6 angka dibelakang koma).
menampung data dari 10^(-38) hingga 10^38, sedangkan dalam bentuk desimal dapat menampung hingga enam desimal (6 angka dibelakang koma).
3)
Bilangan
Desimal Berpresisi Ganda (Double Precision)
Serupa dengan Floating Point, hanya
saja kapasitas menampung datanya lebih besar. Dalam bentuk bilangan berpangkat,
Double Precision dapat mengolah angka-angka dengan ketelitian yang berkisar
antara 10^(-308) hingga 10^308. Sedangkan dalam bentukdesimal mampu menampung
hingga 15 digit.
b.
Variabel
teks dibedakan atas :
1)
Char
(untuk karakter tunggal)
Selain
dapat digunakan untuk menampung sebuah karakter, variabel ini dapat pula dikonversikan
dalam bentuk bilangan (ASCII code). Bilangan hasil konversi data ini dinyatakan
dengan bilangan bulat yang berkisar antara -128 sampai +127.
2)
String
(untuk rangkaian karakter)
String
pada prinsipnya merupakan rangkaian karakter yang diakhiri dengan karakter null
(‘\0’).
3.
Operator Logika C++
a.
Assignation ( = ), Operator
Assignation digunakan untuk memberikan nilai ke suatu variabel. contohnya :
a=5
Pernyataan di atas berarti kita memberikan nilai integer 5
ke variabel a. Sisi kiri operator disebut lvalue (left value) dan sisi kanan
disebut rvalue (right value). lvalue harus selalu berupa variabel dan rvalue
atau sisi kanan dapat berupa konstanta, variabel, hasil dari suatu operasi atau
kombinasi dari semuanya. Aturan yang paling penting pada assigning (operasi
sama dengan) adalah aturan kanan-ke-kiri: Operasi assignment selalu terjadi
dari kanan ke kiri, dan tidak pernah sebaliknya.
a = b
Pernyataan ini memberikan arti variabel a (lvalue) di beri
harga b (rvalue). Contoh penerapannya begini :
a = 10; //berarti a bernilai 10
b = 4; //berarti a bernilai 10 dan b
bernilai 4
a = b; //berarti a bernilai 4 dan b
bernilai 4. Ingat aturannya, Kanan ke Kiri.
b = 7; //berarti a bernilai 4 dan b
bernilai 7.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar